Angkat Kisah Disabilitas, Film Pendek Naufal Raih Juara 3 Nasional PPDI

Devi Susanti
Kamis, 26 Desember 2019 09:56:51 WIB
102 Views

Naufal Rifqi Widaad dan teman-teman berhasil menyabet juara III nasional dalam Kompetisi Film Pendek Indonesia Inklusif yang diselenggarakan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). Penyerahan penghargaan pemenang film pendek terbaik dilakukan, Jumat (19/12) di Jakarta.

Naufal dan tim berhasil menyisihkan 42 film pendek dari seluruh Indonesia. Film pendek yang berjudul "Mata Hati" yang dibuat Naufal mengisahkan tentang seorang penyandang disabilitas. Film disabilitas ini berusaha menghilangkan stigma dan membantah kaum disabilitas. Disabilitas yang mampu bergerak, berhasil bahkan lebih berkembang dibandingkan manusia pada umumnya. Disabilitas tidak boleh lagi diterima sebelah mata. Derajat dan martabat disabilitas harus disamaratakan dengan manusia normal lainnya. "Ya, ini tema yang saya pilih dari 3 tema yang ditetapkan oleh panitia. Alhamdulillah, saya dan tim berhasil memperoleh juara 3. Temukan juara pertama diraih DKI Jakarta dan juara diraih Sulawesi Selatan," kata Naufal melalui teleponnya, Jumat (20/12) siang

Film Pendek 'Mata Hati' berdurasi 5 menit ini, kata Naufal, mengisahkan seorang wanita bernama Suna yang tunanetra sejak diluncurkan untuk menyelesaikan kecelakaan hingga merenggut kedua ganti. Setelah kedua orang tuanya meninggal, ia menjadi tanggung jawab si Kakak yang berhak Risa. Risa memproteksi dan mengurus segala keperluan Suna. Namun, dihati Suna, dirinya ingin melakukan semuanya sendiri seperti manusia normal. Suna sadar meski dalam kekurangannya, Suna mampu layak manusia pada umumnya. Hingga akhirnya si Kakak, yakin melepaskan adiknya di Indonesia dan Risa mengejar mimpinya di Amerika.

"Kisah ini mampu memenangkan hati dan mengispirasi para juri hingga mencapai pemenang 3 dan prestasi ini saya persembahkan untuk sekolah," kata Naufal saat ini duduk dikelas 12 IPA 2.

Sementara itu, Pembina Ekskul KIR dan Sastra SMAN 8, Dina Aulia bersyukur siswa binaanya mampu meraih juara 3 nasional. Dalam pembuatan film pendek, kata Dina, butuh waktu dua minggu mulai dari syuting dan video pengeditan. Pengambilan objek wisata di sekolah dan sekolah luar. Sebelum meraih juara 3 Film Pendek Indonesia Inklusif, Naufal juga berhasil meraih juara 2 nasional di FLS2N di Yogyakarta akhir Desember 2018 lalu dan juara pertama di FLS2N Tingkat Provinsi Riau. " Indonesia Inklusif, "kata dara manis yang sehari hari mengajar Bahasa Indonesia ini.

Sekedar diakui, Film Kompetisi Pendek Indonesia Inklusif merupakan salah satu cara PPDI untuk menyetujui satu dokumen ASEAN yang dinamakan Masterplan Pemberdayaan ASEAN 2025: Mengarusutamakan Hak-hak Penyandang Disabilitas. Kompetisi ini dapat terselenggara berkat kerjasama PPDI dengan Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu RI), Yayasan Eagle Institute Indonesia, Akademi Televisi Indonesia (ATVI), dan Metro TV serta didukung oleh Yayasan Internasional untuk Sistem Pemilihan (IFES) melalui program Jaringan Pemilihan Umum untuk Akses Penyandang Cacat (AGENDA).

Prev
Panen Prestasi di
Next
ITB ON JOURNEY




  Pengumuman
HIMBAUAN PENTING
Rabu, 14 Februari 2018 15:40:21 WIB
  Agenda Kegiatan
  Galeri

  Kalender Agenda

Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
Sun